← Kembali ke katalog
📖

Tidak ada gambar sampul

Studi Mandiri

Analisa Fungsi dan Peran Dewan Pengawas Syariah Pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah : Studi Kasus pada BMT Nusantara

oleh Muhammad Kasyfy Al Azmy S.

Jenjang Pendidikan S1
Program Studi Akuntansi Syariah
Jenis Koleksi Studi Mandiri
Tahun Terbit 2013
Bahasa Indonesia
Kode Klasifikasi SM 0222/13
Ditambahkan 21 May 2026
🔗 Buka Dokumen / File

📝 Deskripsi / Abstrak

Lembaga Keuangan Mikro Syariah sebagai salah satu pelaku ekonomi syariah tidak bisa lepas dari kondisi persaingan di era globalisasi saat ini. Dengan semakin berkembangnya suatu lembaga keuangan maka permasalahan yang ada pun akan semakin kompleks, sehingga semakin sulit bagi owner’s untuk melakukan pengawasan langsung terhadap seluruh aktivitas yang ada. Untuk menjaga agar setiap transaksi tidak keluar dari jalur syariah, maka pentingnya peran anggota Dewan Pengawas Syariah dalam struktur organisasi sangat mempengaruhi dalam menyaring antara rntransaksi halal dan nonhalal yang terjadi. Untuk itu peran Dewan Pengawas Syariah sangat dibutuhkan dalam setiap Lembaga Keuangan Syariah, yang bertujuan untuk mengawasi dan mengevaluasi setiap transasksi yang dilakukan di Lembaga keuangan Mikro Syariah. Dari uraian tersebut akan mengkaji untuk mengetahui fungsi dan peran Dewan Pengawas Syariah serta gambaran umum Dewan Pengawas pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah (BMT Nusantara). Dan regulasi apa saja yang mendukung fungsi dan peran Dewan Pengawas Syariah pada Lembaga Keuangan MikrornSyariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian studi kasus pada BMT Nusantara, Dewan Pengawas Syariah disini sudah sesuai dengan prosedur. Maka seharusnya Lembaga Keuangan Mikro Syariah lebih mengoptimalkan fungsi dan peran dari anggota Dewan Pengawas Syariah.