← Kembali ke katalog
đź“–

Tidak ada gambar sampul

Studi Mandiri

Asuransi dalam Perspektif Islam

oleh Muna Arifah

Jenjang Pendidikan S1
Program Studi Akuntansi Syariah
Jenis Koleksi Studi Mandiri
Tahun Terbit 2012
Bahasa Indonesia
Kode Klasifikasi SM 0183/12
Ditambahkan 21 May 2026
đź”— Buka Dokumen / File

📝 Deskripsi / Abstrak

Rasulullah menganjurkan umatnya untuk meninggalkan ahli warisnya dengan harta yang cukup agar setelah kematiannya tidak ada kesusahan bagi anakanaknya. Hal ini senada dengan salah satu prinsip maqashid syariah yaitu menjaga keturunan dengan mempersiapkan bekal menghadapi hari esok. Salah satu upayanya dengan dengan berasuransi secara Islami. Karena salah satu prinsip asuransi syariah ialah tolongmenolong. Seiring terjadinya krisis di negaranegara barat terutama Amerika tahun 2008 silam dan diikuti oleh Uni Eropa pada tahun 2012 terutama di Yunani dan Spanyol, maka perusahaan asuransi kembali diminati. dampak positif bagi Indonesia yaitu menyadarkan masyarakat akan pentingnya fungsi proteksi. Disamping itu asuransi syariahpun mulai banyak bermunculan dan berkembang, karena itu pro dan kontra para ulama tidak dapat dihindari. Masalah penelitian yang diangkat ialah bagaimana AlQur’an menjawab hal mengenai praktek asuransi serta kesesuaiannya dengan prinsipprinsip syariah Islam. Metode yang dipakai adalah content analysis yaitu metode yang biasa digunakan pada halhal yang bersifat normatif seperti penelitian mengenai teks AlQur’an yang kemudian dapat dianalisis dijadikan perbandingan antararnpendapat dan pandangan para ulama dari kitab tafsir dan hadist lalu kemudian menyimpulkannya. Hasil penelitian yang didapat ialah bahwa AlQur’an sudah menjelaskan melalui ayat yang menunjukkan praktek asuransi serta ayat yang menganjurkannya, yaitu surat AlHasyr ayat 18 yang menganjurkan untuk mempersiapkan bekal dengan bekerja keras dimasa muda dan menyisihkan sebagian dengan menabung dan berasuransi untuk kesejahteraan hidup dimasa tua dan juga amal sholeh untuk bekal akhirat. Surat AnNisa’ ayat 9 berisi kewajiban orang tua untuk meninggalkan anaknya dengan harta yang berkecukupan dan kehidupan yang lebih baik dimasa depan. Surat AlMaidah ayat 2rnmengungkapkan prinsip utama dalam asuransi syariah yaitu tolong menolong, hendaknya barang siapa yang sudah masuk dalam asuransi syariah, niatkan untuk menolong bukan sekesar mendapatkan keuntungan berinvestasi. Terakhir surat Yusuf ayat 4349 mengungkapkan secara jelas praktek asuransi melalui kisah mimpi yang ditafsirkan oleh nabi Yusuf a.s yaitu bekerja keras (bercocok tanam) pada masa subur, kemudian menyisihkan sebahagian untuk masa sulit di tujuh tahun ke depan.