Tidak ada gambar sampul
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengungkapan akuntabilitas Masjid Sejuta Pemuda melalui media digital khususnya Instagram dalam perspektif Sharia Enterprise Theory (SET). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi pada postingan Instagram @masjidsejutapemuda selama periode 1 Januari 2025 30 Juli 2026. Analisis dilakukan berdasarkan tiga indikator SET, yaitu tanggung jawab kepada Allah SWT, manusia, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab kepada manusia paling banyak ditemukan, yaitu 55 postingan (63,22%), yang berkaitan dengan pelayanan jamaah, bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan kebersamaan. Tanggung jawab kepada Allah ditemukan sebanyak 32 postingan (36,78%), terutama melalui kegiatan ibadah, dakwah, kajian Islam, dan pendidikan keislaman. Sementara itu, tidak ditemukan postingan yang secara eksplisit menunjukkan tanggung jawab kepada lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa media digital Masjid Sejuta Pemuda lebih banyak digunakan untuk menampilkan aktivitas keagamaan, pelayanan, dan kepedulian sosial, sedangkan aspek lingkungan belum terlihat dalam pengungkapan akuntabilitas melalui Instagram.