Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko dalam keuangan syariah digital, menganalisis tantangan penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam mitigasi risiko berdasarkan perspektif Maqashid al-Shariah, serta mengkaji peluang pemanfaatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah periode 2020β2025 yang ditelusuri melalui Google Scholar dengan bantuan Publish or Perish (PoP) dan diseleksi berdasarkan pedoman PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuangan syariah digital menghadapi risiko teknologi, operasional, keamanan data, kepatuhan syariah, dan reputasi. AI berpotensi memperkuat mitigasi risiko melalui analisis big data, deteksi fraud dan anomali transaksi, prediksi risiko pembiayaan, serta pengawasan kepatuhan syariah. Namun, penerapannya menghadapi tantangan berupa transparansi algoritma, bias dan kualitas data, kesiapan sumber daya manusia, serta regulasi dan tata kelola AI. Integrasi AI dengan nilai-nilai Maqashid al-Shariah diperlukan untuk mendukung sistem keuangan syariah digital yang aman, adil, transparan, inklusif, dan berkelanjutan.