Tidak ada gambar sampul
Kajian literatur ini bertujuan untuk melihat praktik tata kelola yang digunakan oleh lembaga zakat di Malaysia dalam mengelola zakat serta menemukan berbagai hambatan yang mereka hadapi dalam implementasinya berdasarkan penelitian tahun 2016 hingga 2026. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research). Hasil kajian literatur ini menunjukkan bahwa lembaga zakat di Malaysia telah menerapkan berbagai mekanisme tata kelola yang komprehensif, di antaranya sistem dua komite dalam struktur organisasinya, pendekatan maqashid syariah dalam memastikan akuntabilitas, penggunaan teknologi digital seperti sistem ZOT dan MyZakat serta mekanisme wakalah dalam proses pengumpulan dan pendistribusian zakat. PPZ-MAIWP sebagai model korporatisasi zakat yang terdepan mencatatkan efisiensi penuh pada tahun 2014 sampai 2015. Selain itu, kajian literatur ini juga mengidentifikasi tujuh tantangan utama, yaitu kurangnya transparansi dalam pelaporan, menurunnya efisiensi teknis, rendahnya kepercayaan masyarakat, kekurangan tenaga kerja, ketidakstabilan koordinasi struktural, rentannya terhadap situasi krisis serta keterbatasan kewenangan dalam pengumpulan zakat. Kajian literatur ini diharapkan memberikan gambaran mengenai kondisi tata kelola lembaga zakat di Malaysia, sehingga bisa menjadi referensi pengembangan organisasi pengelola zakat di Indonesia.