← Kembali ke katalog
πŸ“–

Tidak ada gambar sampul

Studi Mandiri

Dampak Merger Bank Syariah Indonesia terhadap Daya Saing dan Stabilitas Keuangan Perbankan Syariah: Studi Komparatif Pasca Merger

oleh Salwa Zulharima - 42201010

Jenjang Pendidikan S1
Program Studi Akuntansi Syariah
Jenis Koleksi Studi Mandiri
Tahun Terbit 2026
Bahasa Indonesia
Kode Klasifikasi SM 814/26
Ditambahkan 04 Jun 2026
πŸ”— Buka Dokumen / File

πŸ“ Deskripsi / Abstrak

Merger tiga bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Bank Syariah mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah yang membentuk Bank Syariah Indonesia (BSI) pada tahun 2021 diharapkan dapat memperkuat daya saing dan stabilitas keuangan perbankan syariah nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak merger Bank Syariah Indonesia terhadap daya saing dan stabilitas keuangan perbankan syariah, baik melalui perbandingan kinerja keuangan sebelum dan sesudah merger maupun melalui perbandingan dengan bank syariah pembanding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan data sekunder laporan keuangan periode 2018–2024. Kinerja keuangan dianalisis menggunakan rasio Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Financing (NPF), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif serta uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio ROA, BOPO, CAR, dan NPF antara periode pra merger dan pasca merger BSI maupun dalam perbandingan antara BSI dengan Bank Muamalat Indonesia dan Bank Mega Syariah. Temuan ini menunjukkan bahwa merger BSI belum memberikan dampak signifikan terhadap daya saing dan stabilitas keuangan dalam periode pengamatan penelitian.