Tidak ada gambar sampul
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis model pengukuran kinerja keuangan lembaga zakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan study litelatur dan analisis deskriptif. Sumber data diperoleh dari google scholer dengan menggunakan kata kunci “kinerja keuangan zakat”. Hasil identifikasi penelitian menunjukkan ada 5 (lima) model pengukuran kinerja kembaga keuangan zakat yang terdiri dari Data Emvolopment Analysis (DEA), Rasio Organisasi Pengelola Zakat, Indonesia Magnificence of Zakat (IMZ), International Standard of Zakat Management (ISZM) dan Balance Scorecard. Kemudaian hasil analisis model pengukuran kinerja keuangan lembaga zakat yaitu DEA memiliki 4 (four) kelebihan dan 2 (dua) kekurangan, rasio organisasi pengelola zakat memiliki 2 (dua) kelebihan dan 1 (satu) kekurangan, IMZ memiliki 2 (dua) kelebihan dan 1 (satu) kekurangan, ISZM memiliki 3(tiga) kelebihan dan 1 (satu) kekurangan, dan Balance Scorecard memiliki 2 (dua) kelebihan dan 1 (satu) kekurangan.