Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana awal munculnya wakaf tunai untuk buku sirah yang masih sangat jarang di Indonesia dan apa yang menyebabkan masyarakat Indonesia berkeinginan berwakaf tunai untuk buku sirah ini. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang terjadi pada penghimpunan wakaf di komunitas Spirit Nabawiyah Community (SNC). Hasil penelitian ditemukan bahwa program wakaf ini telah wujud sejak tahun 2016, namun baru difokuskan kembali pada akhir tahun 2019 dengan gerakan wakaf buku membangun negeri, dan inisiasi pendirian Rumah Baca yang dikelola mandiri oleh komunitas, bernama Rumah Peradaban SNC. Ditemukan penyebab masyarakat tertarik berwakaf melalui komunitas adalah karena pemahanan para pewakaf tentang esensi wakaf, sosialisasi wakaf melalui status media sosial, pesan ajakan berwakaf secara langsung melalui bahasa yang santun, sosok nadzir yang dianggap terpercaya, dan kepuasan pada penghimpunan hingga pelaporan wakaf. Komunitas terbukti mampu mengelola wakaf dengan baik yaitu kemampuannya bangkit menjalankan program wakaf dengan ribuan anggotanya dengan perolehan yang cukup signifikan sebesar 19 Milyar dalam kurun waktu satu tahun, yang telah disalurkan ke lembagalembaga seperti sekolah, pesantren, PAUD, TK, Rumah Tahfidz dan Rumah Peradaban SNC yang telah berdiri sebanyak 202 titik tersebar di 64 Provinsi di Indonesia.