Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan model pengukuran kaji dampak zakat. Modelmodel yang dijelaskan dalam penelitian ini terdiri dari, Pengembalian Investasi Sosial (SROI), Pusat Studi Bisnis dan Ekonomi Islam (CIBEST), Penilaian Dampak Penghidupan Berkelanjutan (SLIA) dan Indeks BAZNAS untuk Air Bersih dan Sanitasi Berkelanjutan (BIWAS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Research, dan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masingmasing model pengukuran memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, serta memiliki kelebihan dan kekurangan disetiap modelnya. Seperti kelebihan model CIBEST termasuk salah satu kaji dampak yang memiliki indikator lengkap, sedangkan model SLIA memiki kekurangan Analisis penghidupan (livelihood analysis) untuk tingkat nasional tidak praktis. Dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa kaji dampak zakat dapat diukur dengan menggunakan beberapa metode tersebut.