Tidak ada gambar sampul
Salah satu bentuk kegiatan perekonomian yang dilakukan oleh manusia adalah perdagangan. Mekah waktu itu merupakan pusat perdagangan dan perbelanjaan internasional yang besar. Begitu lekatnya Islam dengan aktivitas perdagangan, banyak narasi ayat-ayat Al-Quran seakan ditujukan kepada para kaum pedagang. Al-Quran pertama-tama ditujukan kepada kaum pedagang tercermin dalam bahasa dan gagasannya. Lebih spesifik, pengungkapan perdagangan dalam Al-Quran dapat ditemui melalui lafadz baia' dan tijarah. Dalam tulisan berikut ini dipaparkan penelaahan secara tematis terhadap lafadz baia' dan tijarah berikut derivasinya, yang dianalisis dengan menggunakan teori makkiyyah dan madaniyyah dan dikaji secara tematik . Dalam Al-Quran ayat-ayat yang mengungkap lafaz baia' dalam berbagai variasinya termuat dalam sebelas ayat yang tersebar dalam surat yang berbeda, sedangkan Pengungkapan lafadz tijarah dalam ayat-ayat Al-Quran disebut sebanyak delapan kali yang tersebar dalam tujuh surat. Bentuk pengungkapan lafadznya seluruhnya sama dalam bentuk mashdar.