Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan akuntansi sosial spiritual dari sudut pandang entity theory dan syariah enterprise theory dan untuk menganalisis perbedaan antara keduanya. Yang menjadi indikator analisis dalam penelitian ini adalah tiga dimensi yang terdapat dalam Global Reporting Initiative (GRI) dengan beberapa kombinasi yang ditawarkan Islamic Social Reporting (ISR) yaitu: dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan dengan tambahan dimensi spiritual. Sumber utama dalam penelitian ini dirujuk melalui studi pustaka yang berupa jurnaljurnal ilmiah serta bukubuku. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa jika entity theory direfleksikan untuk kegiatan sosial akan cenderung mementingkan kepentingkan pemegang saham dan hanya melaporkan laporan keberlanjutan secara semu. Sedangkan syariah enterprise theory yang direfleksikan untuk kegiatan sosial akan melengkapi enterprise theory dan mempertanggungjawabkannya secara vertikal dan horizontal serta melaporkan laporan keberlanjutannya secara humanis. GRI yang dibuat dengan dasar etika dan akal manusia nampaknya harus disandingkan dengan ISR, sehingga nilainilai ketuhanan dapat diwujudkan oleh setiap pihak baik diri, individu maupun entitas.