Tidak ada gambar sampul
Studi mandiri ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen GAP padaBank Syariah, analisis posisi GAP sensitivitas dan pengaruh terhadappendapatan pada Perbankan Syariah di Indonesia. Jenis penelitian inimenggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data studiliteratur pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah ketiga Bank Syariah yaitu BSM, BMI, dan Bank Mega Syariah terdapat posisi GAP sensitivitasberbeda. Peningakatan pendapatan tahun 2015 ke tahun 2016 sesuaidengan laporan keuangan tahunan BSM dan Bank Mega Syariah dengan posisi GAP positif dan BI Rate mengalami penurunan, dapat diartikanpenerapan pola manajemen GAP di BSM dan Bank Mega Syariah tidak sesuai dalam penerapannya. Peningkatan pendapatan pada tahun 2016 daritahun 2015 terjadi pada BMI sesuai dengan laporan keuangan tahunandengan posisi GAP negatif dan BI Rate menurun, hal ini sesuai denganteori manajemen GAP dimana posisi GAP negatif dan tingkat suku bungamenurun maka pendapatannya akan meningkat.