← Kembali ke katalog
๐Ÿ“–

Tidak ada gambar sampul

Proposal Bisnis

Rencana Pengembangan Usaha Kuliner Piscrot

oleh Muhammad Syuhada - 41302080

Jenjang Pendidikan S1
Program Studi Perbankan Syariah
Jenis Koleksi Proposal Bisnis
Tahun Terbit 2019
Bahasa Indonesia
Kode Klasifikasi PB 0018/19
Ditambahkan 21 May 2026

๐Ÿ“ Deskripsi / Abstrak

Piscrot merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang kuliner atau makanan ringan. Piscrot sendiri merupakan kepanjangan dari Pisang Moncrot, dimana nama tersebut diilhami karena bentuk dan sifatnya. Saat orang mengkonsumsi, Piscrot maka coklat yang didalam produk tersebut akan moncrot atau lumer sehingga terciptalah Piscrot ini. Untuk varian rasa yang dimiliki oleh Piscrot masih sebatas rasa coklat. rnPenjualan dilakukan dengan membuka stand mahasiswa di kampus STEI SEBI namun tetap menjual keluar kampus. Kedepannya untuk sektor offline atau penjualan langsung, dilakukan penjualan kedalam sekolah maupun warungwarung dengan metode penitipan demi menambah jangkauan distribusi Piscrot. rnSelain penjualan dengan membuka stand di lakukan juga penjualan dengan metode pemasaran online dan pesan antar demi menunjang kenyamanan bagi konsumen. Piscrot juga akan melakukan penjualan dengan metode frozen. Halrntersebut dilakukan agar para konsumen yang ingin merasakan kenikmatan Piscrot namun berada jauh dari jangkauan pesan antar Piscrot tetap bisa merasakan kenikmatan Piscrot. rnKebijakan pendanaan dalam menunjang produksi Piscrot menggunakan pembiayaan dengan akad murabahah bil wakalah jangka waktu satu tahun. Modal awal pribadi yang dikeluarkan sebesar Rp. 300.000, dan pembiayaan sebesar Rp.20.000.000, rnAnalisis Rasio yang terbagi menjadi 4 bagian, Liquidity Ratio, Leverage Ratio, Activity Ratio, dan Profitability Ratio. Untuk liquidity ratio yang dibagi menjadi 2 current ratio dan Rasio perputaran kas dimana masing masing memiliki nilai 39,85 untuk current ratio dan 2,8 pada rasio perputaran kas. Leverage ratio di hitung dengan metode Rasio Modal sendiri dengan Total Aktiva dimana mendapatkan nilai 68%, 51% dan 67% untuk tiga tahun pengembangan.rnRasio Aktivitas juga di bagi menjadi metode Perputaran modal kerja dan Total Assets Turn Over. Perputaran Modal Kerja memiliki perputaran 3.5, 2.02, dan 1.35 selama tiga tahun. Selanjutnya Total Assets Turn Over memiliki perputaranrn3.3, 2.01, dan 2,01 selama tiga tahun. Terakhir yakni Profitability Ratio dengan metode ROI dengan tingkat pengembalian 89%, 47%, dan 33% untuk 3 tahun pengembangan. rn

๐Ÿ”— Buka Dokumen / File