Tidak ada gambar sampul
Akuntan publik adalah pihak yang dipercaya untuk melakukan audit atas laporan keuangan. Kompetensi dan independensi harus dimiliki oleh akuntan publik untuk menghasilkan audit yang berkualitas. Namun hal tersebut belum cukup untuk memberikan audit yang berkualitas, karena banyaknya terjadi skandal audit. Disamping kompetensi dan independensi, akuntan publik perlu memiliki kecerdasan spiritual yang baik. Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan independensi auditor terhadap kualitas audit serta pengaruh yang akan terjadi jika dirninteraksikan dengan kecerdasan spiritual terhadap kualitas audit. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis regresi variabel moderasi dengan metode residual. Hasil penelitian ini yaitu kompetensi danrnindependensi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit. Ketika kompetensi dan independensi terhadap kualitas audit diinteraksikan dengan kecerdasan spiritual, pengaruhnya menjadi signifikan. Ini dikarenakan kecerdasan spiritual yang tinggi dapat memaksimalkan kecerdasan intelektual dan emosional yang dimiliki oleh akuntan publik. Sehingga akuntan publik dapat menggunakan kompetensinya secara efektif dan dapat tetap mempertahankan independensinya meski mendapat tekanan dari berbagai pihak. Sehingga demi mencapai audit yang berkualitas, akuntan publik tidak cukup hanya memiliki kompetensi dan independensi tetapi juga harus memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi.