Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pemasaran Program Pendidikan Beasiswa Ikhwan di Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan minat calon santri baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak pengelola, tim penerimaan santri baru (PSB), santri, dan alumni. Analisis data dilakukan secara induktif dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran telah menerapkan konsep *Segmenting, Targeting, dan Positioning* (STP) serta bauran pemasaran jasa 7P yang meliputi *product, price, place, promotion, people, process,* dan *physical evidence*. Segmentasi diarahkan pada pemuda dengan motivasi religius dan keterbatasan ekonomi, dengan target calon santri yang siap mengikuti program tahfidz intensif. Positioning program dibangun sebagai program tahfidz terstruktur dengan penekanan pada kualitas bacaan Al-Qur’an. Berdasarkan indikator keberhasilan pemasaran yang meliputi *awareness, interest, conversion,* dan kesesuaian target pasar, strategi pemasaran dinilai cukup efektif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kesadaran dan minat calon santri serta adanya pendaftar yang sesuai dengan target. Namun, efektivitas tersebut belum optimal karena masih terjadi penurunan jumlah pendaftar dan belum maksimalnya konversi calon santri menjadi santri tetap.