Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor internal yaitu kebijakan alokasi aset dan tingkat risiko, serta faktor eksternal yaitu inflasi, suku bunga SBI, dan nilai tukar terhadap kinerja reksa dana syariah di Indonesia yang diukur dengan Sharpe Ratio dari tahun 2012 sampai 2015. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan tingkat signifikansi 5% (0.05). Hasil analisis data menunjukkan bahwa model yang paling tepat digunakan adalah Common Effect Model (CEM). Secara parsial, variabel inflasi (0.0078) berpengaruh signifikan terhadap kinerja reksa dana syariah. Sedangkan variabel alokasi aset (0.2035), tingkat risiko (0.0746), suku bunga (0.7436), dan nilai tukar (0.4669) tidak memilik pengaruh yang signifikan terhadap kinerja reksa dana syariah. Kemudian secara simultan kelima variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja reksa dana syariah dengan nilai probabilitas Fstatistik sebesar 0.000126. Analisis regresi menghasilkan Rsquared 50.97%.