Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja reksa dana syariah campuran di Indonesia. Untuk menilai apakah kinerja reksa dana syariah campuran memiliki kinerja yang baik. Alat ukur kinerja yang digunakan adalah Metode Sharpe Ratio dan selanjutnya nilai sharpe ratio tersebut dibandingkan dengan pembandingnya (benchmark) yaitu gabungan dari Infovesta Syariah Bond Index (ISBI) dan Jakarta Islamic Index (JII). Populasi reksa dana syariah campuran berjumlah 14 dan sampel yang diteliti berjumlah 7 reksa dana syariah campuran dengan periode penelitian empat tahun dari Juli 2012 sampai Juni 2016. Hasil analisis kinerja ini menunjukkan bahwa pada periode pertama terdapat enam reksa dana syariah campuran memiliki kinerja yang out perform atau nilai sharpe ratio lebih tinggi dari pembandingnya, yaitu Danareksa Syariah Berimbang (52.28%), TRIM Syariah Berimbang (5.20%), Syariah BNP Paribas Pesona Amanah (132.64%), Cipta Syariah Balance (26.48%), Schrorder Syariah Balanced Fund (62.05%) dan SAM Syariah Berimbang (36.52%). Lalu periode keduadan keempat seluruh reksa dana syariah campuran menunjukkan hasilrnunderperform. Sedangkan periode ketiga hanya satu reksa dana syariah campuran yang menghasilkan kinerja yang outperform, yaitu Schrorder Syariah Balanced Fund (2.67%).