Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara suku bunga SBI, jumlah uang beredar (m2), inflasi dan nilai tukar rupiah IDR/USD terhadap Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Indonesia, dengan periode pengamatan selama Januari 2009 Γ’β¬β Desember 2014.Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersifat kuantitatif yang terdiri dari data bulanan variabel JII dan variabel ekonomi makro yang meliputi tingkat suku bunga SBI, jumlah uang beredar (m2), inflasi, dan nilai tukar rupiah IDR/USD. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji asumsi klasik dan uji koefisien determinasi. Pengolahan data tersebut dilakukan dengan menggunakan Eviews 7.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial suku bunga SBI, jumlah uang beredar (m2), dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap JII. Sedangkan nilai tukar rupiah IDR/USD mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap JII. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square = 33,37%, yang berarti pergerakan perubahan variabel terikat (JII) dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh pergerakan perubahan variabel bebas (suku bunga SBI, jumlah uang beredar (m2), inflasi dan nilai tukar rupiah IDR/USD) sebesar 33,37%, sedangkan sisanya 66,63% dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabelvariabel lainnya yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Secara simultan perubahan variabel suku bunga SBI, jumlah uang beredar (m2), inflasi dan nilai tukar rupiah berpengaruh positif signifikan terhadap Jakarta Islamic Indek (JII).