Tidak ada gambar sampul
Masjid sebagai salah satu pusat dakwah dan kegiatan Ibadah masyarakat muslim memiliki peran penting dalam membangun dan memberikan manfaat sosial kepada masyarakat. Banyak kegiatan baik berupa penghimpunan maupun pendayagunaan program yang dilakukan di Masjid. Karenanya, kebutuhan akan pengelolaanrnkeuangan yang baik dan transparan sangat diharapkan. Paper ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran pemetaan pola pengelolaan keuangan masjid berbasis daerah. Dalam hal ini metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengambil kecamatan Bojongsari sebagai objekrnsurveinya. Terdapat lima aspek pengelolaan keuangan masjid yang menjadi alat ukur yakni tata kelola masjid, kinerja masjid, keuangan masjid, pelaporan keuangan, dan kegiatan masyarakat. Secara umum, kelima hal ini dinilai sudah baik dengan beberapa hal mendasar yang perlu diperbaiki. Di antaranya, perlunya peningkatan aspek pelaporan keuangan yang baru mendapat nilai cukup baik.