Tidak ada gambar sampul
Dasar pemikiran penelitian ini adalah adanya tuntutan bagi perusahaanperusahaan asuransi syariah sebagai lembaga keuangan untuk mempunyai kinerja keuangan yang baik atau sehat sehinga dapat memberikan rasa aman dan kepuasan bagi pemakai asuransi syariah khususnya dan masyarakat umumnya. Penilaian suatu kinerja keuangan perusahaan bersumber pada laporan keuangan yang dapat diolah dengan menggunakan metode analisis rasio keuangan. Metode analisis rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis rasio keuangan Early Warning System (EWS) Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah PT. Asuransi Syariah ABC bidang asuransi jiwa dengan prinsip syariah. Periode penelitian terhadap laporan keuangan perusahaan dilakukan selama lima tahun yaitu dari tahun 2006 sampai dengan 2010. Berdasarkan Hasil penelitian terhadap laporan keuangan denganrnmenggunakan analisis rasio Early Warning System (EWS) perusahaan mengalami saldo rugi walaupun dengan persentase berbeda setiap tahun. Perusahaan memiliki tingkat kesehatan yang kurang baik dinilai dari tingkat Risk Based Capital (RBC), karena berada di bawah tingkat Risk Based Capital (RBC) yang ditetapkan oleh pemerintah untuk kategori perusahaan asuransi yang sehat. RBC adalah salah satu rasio Warning System yang digunakan pemerintahrnIndonesia. System Early Warning (EWS) adalah suatu sistem peringatan dini terhadap kondisi / tingkat kesehatan keuangan perusahaan asuransi. Dengan perhitungan rasio Early Warning System (EWS) ini, kita dapat mengetahuirnkinerja keuangan (financial Performance) suatu perusahaan asuransi.