Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Tunas Enginering, yang dilatarbelakangi oleh fluktuasi pencapaian target penjualan dan tingginya tingkat keterlambatan karyawan sebagai indikasi permasalahan kinerja. Religiusitas dipandang sebagai faktor spiritual yang membentuk etika dan tanggung jawab kerja, sedangkan motivasi kerja merupakan dorongan internal dan eksternal yang memengaruhi intensitas usaha karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal, dengan populasi seluruh karyawan tetap sebanyak 42 orang yang dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,493 dan nilai p-values 0,007 (<0,05), sedangkan religiusitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,264 dan nilai p-values 0,197 (>0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun religiusitas karyawan tergolong tinggi dan berfungsi sebagai landasan nilai, peningkatan kinerja lebih banyak dipengaruhi oleh faktor motivasi kerja dan kedisiplinan operasional, sehingga perusahaan perlu lebih fokus pada penguatan motivasi dan sistem kerja yang mendukung produktivitas karyawan.