Tidak ada gambar sampul
Lembaga Amil Zakat adalah organisasi nirlaba memiliki tangung jawab dalam menghimpun, mengelola dan mendistribusikan keuangan zakat, infak dan sedekah secara akuntabel sesuai dengan nilai-nilai Islam. Namun, praktik sistem keuangan di lembaga zakat belum sepenuhnya menggunakan one account system akuntansi zakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna one account system bagi pengelola zakat di Baitulmaal Munzalan Indonesia Jakarta Banten dalam menerapkan prinsip-prinsip akuntansi zakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi transcendental untuk menggali pengalaman hidup para informan dalam memaknai one account system akuntansi zakat yang diterapkan. Data ini diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan yaitu kepala kantor perwakilan provinsi, finance officer, dan muzakki. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa one account system akuntansi zakat dimaknai tidak hanya sebagai alat pencatatan dan pelaporan keuangan, tetapi juga sebagai bentuk amanah dikelola dengan penuh tanggung jawab, transparan terhadap Allah SWT serta kepada umat manusia yang diterapkan di Baitulmaal Munzalan Indonesia Jakarta Banten untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik dan mendorong keadilan sosial.