Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi dari 10 LPZ yang terdapat di Indonesia. Kemudian penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor dan kondisi yang menyebabkan terjadinya efisiensi dan inefisiensi pada 10 LPZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan intermediasi menggunakan asumsi data CRS dan VRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi LPZ di Indonesia belum efisien, dimana efisiensi VRS (0,84) lebih tinggi dibandingkan CRS (0,67). LPZ dengan tingkat efisiensi tertinggi diraih oleh LAZISNU dengan asumsi CRS (0,98) dan VRS (0,99). Sedangkan LPZ dengan tingkat efisiensi terendah diperoleh Yakesma dengan asumsi CRS (0,6) dan VRS (0,68).