Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap seberapa besar pengaruh motivasi agama terhadap niat boikot produk unilever. Metode penelitian kuantitatif deskriptif digunakan dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Forms kepada responden masyarakat di Kota Depok. Analisis data dilakukan untuk melihat hubungan antara motivasi interinsik agama, dan perilaku yang direncanakan terhadap niat untuk memboikot. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi masyarakat, khususnya komunitas Muslim, dalam memahami faktorfaktor yang mendorong partisipasi dalam boikot sebagai bentuk ekspresi solidaritas dan kesadaran sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data primer dan data sekunder sebagai sumber informasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data melibatkan uji validitas, uji reliabilitas, serta pengujian koefisien jalur (original sample, Tstatistic, dan Pvalue) menggunakan perangkat lunak Smart PLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik agama memiliki pengaruh paling kuat terhadap niat boikot, yang menunjukkan bahwa nilainilai religius berperan penting dalam keputusan konsumsi. Selain itu, norma subjektif juga berkontribusi secara signifikan, mengindikasikan bahwa individu lebih cenderung mengikuti tekanan sosial dalam lingkungannya saat memutuskan untuk mendukung aksi boikot. Sebaliknya, sikap terhadap boikot dan kontrol perilaku yang dipersepsikan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat boikot.