Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pelaku UMKM pada sektor halal menanggapi dan beradaptasi terhadap penggunaan sistem manajemen finansial usaha melalui variabel persepsi kemudahan, persepsi manfaat, dan persepsi risiko. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada teori Technology Acceptance Model (TAM) dengan teknik penentuan jumlah sampel yaitu menggunakan rumus hair dan diperoleh sebanyak 70 sampel. Metode pengumpulan data melalui kuisioner atau angket yang disebar secara daring, dan polling melalui sosial media whatsapp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Persepsi kemudahan berpengaruh positif terhadap minat UMKM di Kota Depok menggunakan sistem pencatatan keuangan, 2) Persepsi manfaat berpengaruh positif terhadap minat UMKM halal kota Depok menggunakan sistem pencatatan keuangan, 3) Persepsi risiko tidak berpengaruh terhadap minat UMKM halal di kota Depok menggunakan sistem pencatatan keuangan.