Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui bagaimana kesiapan pelaku UMKM anggota Jawara Depok dalam menerapkan SAK EMKM dan Bagaimana kendala kesiapan UMKM dalam menerapkan SAK EMKM. Jenis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang bersumber dari wawancara dan data sekunder yang bersumber dari dokumen terkait literatur terdahulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan bservasi, analisis visual, studi pustaka, dan interview. Studi dokumen atau teks merupakan kajian yang menitik beratkan pada analisis atau interpretasi bahan tertulis berdasarkan konteksnya. Hasil penelitian ini adalah Dari penelitian terhadap tiga UMKM di Komunitas Jawara Depok, yaitu PykTehNur, Yennny Collection, dan Dapur Nyamleng, dapat disimpulkan bahwa ketiganya belum sepenuhnya siap dalam menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM). Tidak satu pun dari UMKM tersebut memenuhi keempat indikator penilaian yang diterapkan, dengan mayoritas hanya memenuhi salah satu indikator. Kesiapan yang belum optimal ini menjadi kendala utama, dan hal ini berasal dari beberapa faktor seperti kurangnya pemahaman tentang akuntansi, belum optimalnya pemanfaatan perangkat, serta minimnya pelatihan dari komunitas Jawara Depok yang diterapkan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya peningkatan pemahaman dan pelatihan agar UMKM dapat memenuhi standar yang ditetapkan dalam SAK EMKM.