Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pedagang es cendol yang menggunakan merek Elizabeth di Kota Bandung ditinjau dari etika bisnis Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini mengenai pedagang Es Cendol yang menggunakan merek Elizabeth di Kota Bandung, yaitu dari segi konsumen banyak yang menyukai Es Cendol Elizabeth yang dijual pedagang di pinggir jalan dikarenakan murah, dan mudah didapatkan, dari segi para pedagang Es Cendol yang menggunakan merek Elizabeth sangat diuntungkan karena konsumen banyak yang menyukainya, dan menjadi peluang berbisnis bagi para pedagang Es Cendol dalam menggunakan merek Elizabeth sehingga mendapatkan keuntungan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Namun tindakan penggunaan merek Elizabeth ini sudah melanggar aturan hak cipta yang terdapat di Indonesia. Para pedagang sudah melakukan pemboncengan reputasi (passing off) merek terkenal, ditinjau dari Etika bisnis Islam perbuatan ini termasuk dalam ghasy (manipulasi) atau Khida (penipuan). Para pedagang sudah menerapkan prinsip membangun relasi bisnis dengan baik dan amanah kepada para konsumen, terlihat dengan keramahannya dalam melayani para pembeli dan menyelesaikan pesanan dengan baik, serta mereka menjual dengan harga yang cukup murah, sehingga memiliki banyak pelanggan. namun beberapa prinsip belum diterapkan maksimal dikarenakan minimnya ilmu mengenai muamalah yang benar dan baik.