Tidak ada gambar sampul
Bank Syariah Indonesia KCP. Depok Sawangan Raya menggunakan sistem bauran pemasaran karena pemasaran menjadi kebutuhan dasar setiap perusahaan dan lembaga organisasi, terutama dengan perkembangan pasar yang semakin ketat dan untuk meningkatkan pemasaran. peneliti ingin mengulas bagaimana penerapan bauran pemasaran Product (produk), Price (Harga), Promotion (Promosi), Place (Tempat), People (Orang), Process (Proses), dan Physical Evidence (Bukti Fisik) yang dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia Kcp. Depok Sawangan Raya dalam memasarkan produk pembiayaan Griya. Konsep teori yang penulis gunakan ialah konsep teori bauran pemasaran 7p. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif yaitu mengumpulkan data dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini di awali dengan melalui proses observasi secara langsung Hasil penelitian ini bisa di simpulkan bahwa Bank Syariah Indonesia Kcp. Depok Sawangan Raya dalam memasarkan produk pembiayaan griya sesuai dengan teori bauran pemasaran. Dalam Proses bauran pemasaran produk pembiayaan griya pada Bank Syariah Indonesia KCP. Depok Sawangan Raya telah menentukan sasaran pasar dan posisi pasar pada segmentasi pasar yang dituju. Hal ini dimaksudkan untuk mencapai kelancaran dalam kegiatan pemasaran produk Pembiayaan Griya di Bank Syariah Indonesia KCP. Depok Sawangan Raya, serta menarik jumlah peminat nasabah tersebut. Pembiayaan Griya pada Bank Syariah Indonesia KCP. Depok Sawangan Raya bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat berpenghasilan rendah atau menengah untuk memiliki tempat tinggal yang layak sesuai dengan yang diinginkan.