Tidak ada gambar sampul
Kampung Bebas Renternir (KBR) merupakan program pemberdayaan yang dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (Laz Harfa) yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan menanggulangi praktek renternir pada masyarakat kampung Cikuasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisisi dampak atas program KBR. Analisis dampak dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan model pengukuran Social Return On Invesment (SROI). Jenis data yang digunakan data primer dan data skunder. Data diperoleh dari hasil wawancara dan pengisian kuesioner dan data pendukung dari hasil laporan program. Sumber data sekunder didapatkan dari website dan diberikan langsung dari tim keuangan yang dipublikasikan oleh Laz Harfa. Hasil Analisis dampak dengan model SROI menujukkan program pemberdayaan Kampung Bebas Renternir (KBR) memberikan dampak positif bagi ekonomi, sosial dan lingkungan. Perhitungan Rasio SROI menghasilkan 3,77: 1, sertiap Rp. 1 yang di investasikan memiliki nilai manfaat Rp.3,77,. Hal ini telah menujukan bahwa program Kampung bebas renternir berhasil memberikan kebermanfaatan.