Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi pada perusahaan asuransi jiwa syariah dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan asumsi VRS berorientasi input. Analisis uji beda menggunakan uji Kruskalwallis dengan bantuan software SPSS 22. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh perusahaan di Asia Tenggara yang meliputi wilayah Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. Adapun teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah dengan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu berjumlah 20 perusahaan asuransi jiwa syariah yang terdiri dari 10 perusahaan asuransi jiwa syariah di Indonesia, 8 perusahaan takaful family di Malaysia dan 2 perusahaan takaful family di Brunei Darussalam yang telah diaudit dan mempublikasikan laporan keuangan secara lengkap dari tahun 20182021. Hasil pengukuran efisiensi menunjukkan bahwa Indonesia di tahun 20182021 mendapatkan ratarata skor efisiensi sebesar 0,80. Kemudian Malaysia di tahun 20182021 mendapatkan ratarata skor efisiensi sebesar 0,92. Lalu Brunei Darussalam di tahun 20182021 mendapatkan ratarata skor efisiensi sebesar 1. Selanjutnya dilakukan uji beda yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat efisiensi yang signifikan antara asuransi jiwa syariah di Asia Tenggara.