Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan bank terhadap risiko kesulitan keuangan Bank Muamalat Indonesia periode 20122021. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Altman ZScore Modifikasi dengan tiga kategori sehat, rawan (grey area), dan tidak sehat. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, Bank Muamalat Indonesia selama periode penelitian 20122021 tidak terdapat adanya kondisi kesulitan keuangan yang dapat berindikasi kebangkrutan. Hasil penelitian yang dilakukan pada Bank Muamalat Indonesia dikategorikan rawan (grey area), yaitu pada periode 20122017 dan 20192020, dan kategori sehat pada periode 2018 dan 2021. Suntikan dana yang diberikan Lynk Asia Singapura pada tahun 2018 dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada tahun 2021 menjadi pendorong naiknya total aset yang dimiliki Bank Muamalat Indonesia, sehingga Bank Muamalat dikategorikan sehat pada tahun 2018 dan 2021.