Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akuntabilitas Lembaga Amil Zakat di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang digunakan penelitian ini adalah data sekunder dari indeks praktik akuntabilitas yang digunakan oleh Kamarubahrin yang kemudian digunakan pada 28 LAZNAS. Teknik analisis data menggunakan analisis konten. Hasil penelitian menemukan bahwa rentang skor praktik akuntabilitas dari 28 LAZNAS yang dijadikan sampel penelitian, berada pada rentang skor 310 poin dengan presentase 23% 77%. Skor tertinggi 77% diperoleh oleh 4 LAZNAS yaitu LAZNAS RZI, LAZNAS AlAzhar, LAZNAS BMM, dan LAZNAS PYI. Sedangkan, perolehan indeks praktik akuntabilitas terendah yaitu 23% yaitu diperoleh dari 11 LAZNAS yaitu LAZNAS BMH, LAZNAS YMS, LAZNAS LMIUI, LAZNAS DSAS, LAZNAS PERSIS, LAZNAS AQL, LAZNAS WI, LAGZISP, LAZNAS SYI, LAZNAS DPF, dan LAZNAS AIA. Skor cukup tinggi yaitu rentang 62% 69%, dan kategori moderat terdapat pada 54%. Kemudian, dimensi yang tidak pernah diungkapkan oleh seluruh LAZNAS adalah bebanbeban. Sedangkan, program dan tata kelola masingmasing hanya terdapat 1 LAZNAS yang mengungkapkan. 10 dimensi lainnya, diungkapkan dengan rentang 1028 LAZNAS.