Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari website Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini menggunakan penelitian nonparametrik untuk mengukur stabilitas tingkat efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dan model Variabel Return to Scale (VRS) dengan pendekatan intermediasi berorientassikan output pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. Berdasarkan hasil perhitungan DEA pada tahun 2016 terdapat 5 BPRS yang efisien, 5 BPRS pada tahun 2017, 5 BPRS pada tahun 2018, 4 BPRS pada tahun 2019 dan 6 BPRS pada tahun 2020 serta hanya ada 2 BPRS yang konsisten memiliki kinerja yang efisien dari tahun 2016 hingga tahun 2020. Variabel dengan potensi pengembangan terbesar yaitu variabel pendapatan sebesar 3,59%, dan variabel pembiayaan sebesar 0,72%.