Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Lembaga Amil Zakat (LAZ) pada masa sebelum dan saat pandemi Covid19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berasal dari website masingmasing LAZ. Pemilihan data dilakukan dengan menggunakan pendekatan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan rasio efisiensi dan rasio pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAZ Rumah Zakat (RZ), Dompet Dhuafa (DD), dan Baitul Maal Muamalat (BMM) pada masa sebelum Covid19, kinerja keuangannya pada kategori efisien. Pada rasio efisiensi, biaya penghimpunan dan operasional dalam kategori baik. Sedangkan, rasio pertumbuhan dalam kategori kurang baik. Selanjutnya, pada masa pandemi Covid19, kinerja keuangan LAZ RZ, DD, dan BMM juga dalam kategori efisien. Pada rasio efisiensi, biaya penghimpunan dan operasional dalam kategori baik. Sedangkan, rasio pertumbuhan dalam kategori kurang baik. Pada akhirnya, jika dilakukan perbandingan kinerja keuangan pada masa sebelum dan saat pandemi Covid19, baik LAZ RZ, DD maupun BMM dalam kategori efesien pada rasio efisiensi. Sedangkan, rasio pertumbuhan masih dikatakan kurang baik dan mengalami penurunan pertumbuhan khususnya di masa pandemi Covid19. LAZ RZ, DD, dan BMM perlu melakukan control secara reguler untuk mempertahankan rasio efisiensi. LAZ RZ, DD, dan BMM mengoptimalisasikan sosialisasi dan edukasi kepada para muzakki untuk meningkatkan rasio pertumbuhan.