Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kesehatan bank berdasarkan metode Risk Based Bank Rating (RBBR) terhadap kinerja keuangan pada Bank Umum Syariah di Indonesia yang diproksi dengan Return On Asset (ROA). Sedangkan rasio yang digunakan dalam pengukuran Risk Based Bank Rating (RBBR) mencakup risiko kredit Non Performing Financing (NPF), risiko likuiditas Financing to Deposit Ratio (FDR), nilai komposit Good Corporate Governance (GCG), Net Interest Margin (NIM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan menggunakan program komputer EViews 10 dan Microsoft Excel. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan sumber data laporan tahunan dan laporan Good Corporate Governance (GCG) Bank Umum Syariah (BUS) periode 20162019 yang telah dipublikasikan di masingmasing website Bank Umum Syariah (BUS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplanasi yang menguji hubungan antarvariabel yang di hipotesiskan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui uji F variabel NPF, FDR, GCG, NIM dan CAR berpengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA) sebesar 73.72%. Sedangkan melalui uji t variabel NPF, dan CAR memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA). Sedangkan untuk variabel FDR, GCG, NIM, tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA).