Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Organisasi Pengelola Zakat menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan produksi, periode 2017 Γ’β¬β 2019. Populasi penelitian ini adalah lembaga zakat tingkat Nasional. Adapun sampel penelitian ini 8 OPZ yang ditentukan dengan menggunakan purposive sampling. Variabel output yang digunakan adalah dana terhimpun dan dana tersalurkan, sedangkan variabel input adalah total asset biaya operasional lainnya. The results show that in the efficiency of OPZ during the period 2017 Γ’β¬β 2019 there are 4 inefficient OPZs, namely Rumah Yatim, Yatim Mandiri, Rumah Zakat, and Dompet Dhuafa. The main cause of this inefficiency is the inability of OPZ to maximize the use of existing assets, thus reducing the revenue and distribution of zakat funds cannot be optimal.