Tidak ada gambar sampul
Pandemi covid 19 telah melanda di seluruh dunia, salah satunya di negara Indonesia. Sampai saat ini kasus terkonfrmasi covid 19 selalu meningkat. Hal tersebut memberikan banyak dampak bagi segala sektor, salah satunya pada sektor usaha mikro. Usaha mikro memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian Indonesia, apabila pendapatan sektor usaha mikro menurun maka perekonomian Indonesia juga ikut menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa strategi yang dapat diterapkan oleh bisnis usaha mikro di Jakarta Selatan untuk bertahan pada masa pandemi covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) untuk mengetahui faktor internal dan eksternal para pelaku bisnis usaha mikro dalam menjalankan bisnisnya. Lalu hasil tersebut digabungkan dalam sebuah matrik internal eksternal (IE) untuk mengetahui posisi usaha mikro Jakarta Selatan saat ini. Kemudian dibuat matrik SWOT untuk mengetahui strategi yang dapat diterapkan dan ditentukan berdasarkan prioritas dengan matrik QSPM (Quantitative Strategic Planing Matrix). Diperoleh hasil skor IFE 3,106 dan EFE 2,867 dengan posisi usaha mikro Jakarta Selatan pada sel IV yang berarti sedang dalam fase tumbuh dan berkembang. Adapun strategi berdasarkan prioritas yang dapat diterakan yaitu melakukan teknik pemasaran melalui media digital ecommerce, melakukan diversifikasi produk secara konsisten, mengoptimalkan pemasaran secara offline, memberikan layanan pesan antar, memberikan potongan harga dalam waktu tertentu, memperbaiki kualitas pelayanan, melakukan pelatihan kepada seluruh karyawan, dan memperbaiki pencatatan keuangan.