Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sharia compliance, ukuran (size) dan kompleksitas bank terhadap fraud yang terjadi pada bank umum syariah periode 20152019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif asosiatif. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan aplikasi Eviews 9. Tingkat sharia compliance pada penelitian ini diukur dengan menggunakan proksi Profit Sharing Ratio (PSR), Islamic Investment Ratio (IIR) dan Islamic Income Ratio (IsIR). Ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural (Ln) total aset dan kompleksitas diukur menggunakan square root jumlah kantor bank syariah. Objek penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang ada di Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 9 sampel Bank Umum Syariah selama periode 20152019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sharia compliance (PSR, IIR dan IsIR), ukuran (size) dan kompleksitas bank secara simultan berpengaruh terhadap fraud yang terjadi pada bank syariah dengan tingkat probabilitas sebesar 0.000048. Selanjutnya, secara parsial ukuran (Size) dan kompleksitas bank mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap fraud dengan tingkat signifikansi masingmasing sebesar 0.0002 dan 0.0237. Pada sharia compliance (PSR, IIR dan IsIR) masing masing tidak berpengaruh terhadap fraud pada bank umum syariah tingkat signifikansi masingmasing sebesar 0.1056, 0.7866 dan 0.3817.