Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pendirian Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Di Kota Samarinda penduduknya mayoritas beragama Islam, sehingga urgensi pendirian Lembaga Keuangan Syariah sangatlah penting. Karena jika dibiarkan masyarakat akan terjerat pada transaksi yang dilarang di dalam Islam yaitu riba. Analisis kelayakan pendirian BPRS di Kota Samarinda dilihat dari beberapa aspek yaitu aspek ekonomi, keuangan, kelembagaan keuangan, dan penelitian pasar. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui strategi yang dapat dilakukan dalam pendirian BPRS di Kota Samarinda. Dengan terlebih dahulu mengidentifikasi, menilai faktor Γ’β¬β faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pendirian BPRS di Kota Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunity, Threats). Selanjutnya sebagai strategi alternatif yang dihasilkan dari analisis SWOT diproses kembali dengan metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks), yaitu untuk melihat strategi mana yang efektif dalam pendirian BPRS di Kota Samarinda. Hasil penelitian IE (InternalEksternal) ini menunjukkan bahwa pendirian BPRS di Kota Samarinda berada pada sel II, yaitu tumbuh dan membangun (grow and build). Adapun prioritas strateginya yaitu mendirikan BPRS baru di Kota Samarinda dengan total nilai (6). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kota Samarinda layak didirikan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.