Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengindentifikasi prosedur dan aktivitas pengendalian internal pada penjualan online dan mengetahui bagaimana penerapan sistem pengendalian internal pada ecommerce, dan analisis kelebihan serta kekurangannya, khususnya islamic ecommerce fashion. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Proses wawancara dilakukan kepada divisi yang secara langsung menangani ecommerce milik perusahaan mengenai prosedur dan aktivitas pengendalian internal pada penjualan di ecommerce. Dari data yang diperoleh penulis, ditarik kesimpulan bahwa secara umum prosedur, fungsi, dokumen penjualan dan aktivitas pengendalian internal yang diterapkan pada ecommerce oleh objek penelitian sudah baik, namun masih belum memadai yang dapat menyebabkan adanya potensi kecurangan dan kesalahan dalam pencatatan pelaporan penjualan. Ecommerce membawa berbagai dampak pada sistem pengendalian internal perusahaan, yaitu terjadinya perubahan pada aktivitas pengendalian, pemisahan tugas, dan sistem dokumentasi. Penerapan ecommerce ini juga membawa risikorisiko yang tidak ditemukan pada bisnis tradisional, seperti risiko hacking dan pencurian data melalui media internet yang digunakan sebagai basis ecommerce.