Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses mekanisme manajemen rantai tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang terdapat pada UD.Mardikun dan mengetahui hubungan yang terjadi antara UD. Mardikun (patron) dan petani kelapa sawit (klien) serta kondisikondisi yang menyebabkan petani tetap bertahan dalam hubungan patron klien Kemudian teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan. Proses mekanisme rantai suplai tandan buah segar (TBS) kelapa sawit UD. Mardikun terdiri dari sistem rantai pasok, struktur rantai pasok, entitas rantai pasok, manajemen rantai pasok, sumber daya rantai pasok dan proses bisnis rantai pasok. Hubungan patronklien yang terdapat pada U.D Mardikun (patron) dengan petani kelapa sawit (klien) sudah terjalin dengan baik. Hal ini disebabkan karena UD. Mardikun telah memberikan jaminan ekonomi dan bantuan sosial, namun terdapat kekerasan simbolik yang tanpa sadar dilakukan karena adanya norma pada petani (masyarakat) yang mengikat petani untuk selalu menjual kelapa sawitnya kepada pihak UD. Mardikun.