Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini dilakukan untuk analisis strategi pengembangan lembaga keuangan mikro syariah pada BMT Muamalah Mandiri Depok. Tujuan penelitian ini adalah yang pertama untuk mengidentifikasi apa saja faktor internal dan eksternal yang dapat menunjukkan posisi BMT dan peluangnya. Kedua, untuk mengetahui apa rumusan dan alternatif strategi yang tepat untuk pengembangan BMT Muamalah Mandiri Depok. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT untuk memperoleh faktor internal dan eksternal perusahaan, supaya diperoleh matriks evaluasi faktor internal (IFE) dan evaluasi faktor eksternal (EFE), dan menggunakan tahap keputusan QSPM. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai IFE 0,6 dan nilai EFE 1,209. Sehingga posisi BMT pada kuadran matriks SWOT berada di kuadran I (Growth). Dari hasil penelitian pada matriks SWOT diperoleh 10 strategi alternatif. Dari hasil tahap keputusan QSPM, diperoleh 3 prioritas strategi dengan nilai TAS tertinggi sebesar 9,346 yaitu mengadakan kerja sama antara pihak BMT dengan pedagang usaha mikro kecil (UKM) di sekitar, kemudian meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan usaha sesuai prinsip syariah dengan skor 7,932 serta meningkatkan sosialisasi produk pembiayaan atau layanan BMT pada masyarakat lewat kerja sama lembaga fintech dengan skor 7,436.