Tidak ada gambar sampul
Sejauh ini pengukuran kinerja bank syariah hanya menggunakan pengukuran yang menggambarkan kinerja finansial. Bank syariah mempunyai karakteristik dan fungsi yang berbeda dengan bank konvensional, yaitu fungsi intermediari dan fungsi sosial. Dalam penelitian ini pengukuran kinerja sosial bank syariah yang diwakili oleh Bank Muamalat Indonesia (BMI), Bank Syariah Mandiri (BSM), dan Bank Mega Syariah (BMS) menggunakan Islamicity Performance Index. Dalam indeks tersebut terdapat beberapa komponen penilaian di antaranya Kontribusi Pembangunan Ekonomi (KPE), Kontribusi Kepada Masyarakat (KPM), Kontribusi Untuk Stakeholder (KUS), Peningkatan Kapasitas SDI dan Risetrn(PKSR) dan Distribusi Pembangunan Ekonomi (DPE). Berdasarkan hasil perhitungan pengukuran kinerja sosial menggunakan Islamicity Performance Index yang dilakukan terhadap Bank Muamalat Indonesia (BMI), Bank Syariah Mandiri (BSM), dan Bank Mega Syariah (BMS) selama periode 20082012, secara umum bank syariah di wakili tiga bank tersebut memiliki kinerja sosial â€cukup baikâ€. Namun, secara khusus BMI mempunyai kinerja sosial terbaik diantara ketiga bank tersebut dengan perolehan nilai 71,55 dan berpredikat baik, sedangkan BSM memperoleh nilai 66,10 dan berpredikat baik, dan BMS memperoleh nilai 58,20 dan berpredikat kurang baik.