Tidak ada gambar sampul
Studi kelayakan bisnis menjadi aspek penting dalam pengembangan sebuah usaha, terutama pada agroindustri tahu HR. Agroindustri tahu HR merupakan usaha pengolahan kacang kedelai menjadi tahu yang berlokasi di Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Agroindustri tahu HR ini sangat potensial untuk dikembangkan, namun karena pemilik memiliki modal yang terbatas sehingga perlu bantuan dari pihak luar untuk pembiayaan modal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pengembangan yang akan dilakukan Agroindustri Tahu HR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perusahaan dinyatakan layak berdasarkan aspek non finansial dan finansial yang meliputi aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan operasi, aspek manajemen dan organisasi, dan aspek analisis dampak lingkungan (AMDAL). Kemudian aspekaspek tersebut diukur berdasarkan perhitungan pada aspek finansial sehingga didapat hasil Payback Periode (PP) selama 3 tahun 3 bulan 13 hari dinyatakan layak karena PP < masa waktu investasi, Break Event Point (BEP) pada 3.460.615 Unit, Net Present Value (NPV) senilai Rp.82.699.899 dinyatakan layak karena NPV > 0, Profitability Index (PI) sebesar 1,98 dinyatakan layak karena PI > 1.0, dan Rate of Return on Investment (ROI) sebesar 65,10%.