Tidak ada gambar sampul
Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mengklaim 80% pakaian global diproduksi di dalam negeri, namun di tahun 2016 Share pasar dalam negeri di bawah 40% karena serbuan produk impor. UMKM merupakan salah satu solusi permasalahan tersebut. Studi kelayakan bisnis sangat penting dalam membentuk UMKM untuk mempertimbangkan segala keputusan yang akan diambil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis toko kaos polos pada CV Razka Production. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perusahaan dinyatakan layak berdasarkan aspekaspek non finansial yang meliputi aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, dan aspek manajemen organisasi. Kemudian aspekaspek tersebut diukur berdasarkan perhitungan pada aspek finansial sehingga didapat hasil payback Periode layak karena 19 bulan < 2 tahun, Net Present Value (NPV) layak karena Rp 263,247,652 > 0, Internal Rate of Return (IRR) layak karena 6,57% > 0,71%, Profitability Index (PI) layak karena 3,632 > 1.0, Break Event Point (BEP) pada 5.663 Unit / 5 bulan 9 hari.