Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengungkapan laporan aspek Whistleblowing System (WBS) pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk penentuan sampel dengan jumlah populasi sebanyak 12 BUS dan sampel sebanyak 6 BUS dengan periode penelitian yaitu 20142016. Model analisisrndata yang digunakan adalah Content Analysis. Hasil analisis konten dalam penelitian ini menunjukkan Bank Umum Syariah (BUS) dengan peringkat paling tinggi melakukan 17 item pengungkapan aspek WBS adalah Bank Muamalat Indonesia dengan persentase sebanyak 65% atau ratarata pengungkapan per tahun adalah 11 item. Posisi kedua adalah BNIS dengan persentase 43%, posisi ketiga adalah Bank Syariah Mandiri dengan persentase 39%, posisi keempat adalah Bank Mega Syariah dengan persentase 31%, posisi kelima yaitu BTPN Syariah dengan persentase 22%. Sedangkan BUS dengan pengungkapan aspek paling rendah adalah Bank Panin Syariah dengan persentase pengungkapan sebesar 8% atau ratarata 1,33 item pengungkapan per tahun di dalam Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan.