Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) berskala nasional di Indonesia menggunakan website sebagai wadah pengungkapan untuk mengukur tingkat akuntabilitas. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel isi dan variabel tampilan dengan total 27 indikator penelitian yang diujikan. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik scoring dimana bobot untuk setiap indikator tidak dibedakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan website bagi 17 OPZ belum cukup maksimal. Persentase yang didapatkan objek penelitian berada pada rentang 51,85% 77,78% dengan ratarata sebesar 60,57%. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk menerbitkan regulasi demi menunjang akuntabilitas OPZ, khususnya melalui media website.