Tidak ada gambar sampul
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengukur performa intellectual capital Bank Umum Syariah di Indonesia Menurut Persfektif “iBValue Added Intellectual Capital” (iBVAIC). Populasi pada penelitian ini, yaitu seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Desember 2015. Sampel penelitian ini adalah 11 Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia dengan periode penelitian tahun 20132015, dengan pemilihan sampel dengan purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan BUS. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan perhitungan intellectual capital perbankan syariah menggunakan iBVAIC. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ratarata skor iBVAIC sample penelitian ini adalah 2,103 good performers untuk tahun 2013; 1,508 common performers pada tahun 2014; dan 1,967 common performers di tahun 2015. Selama dua tahun (2014 dan 2015), Maybank Syariah dan Bank Panin Syariah yang memiliki skor iBVAIC di atas tiga tergolong dalam top performers. Sedangkan di tahun 2013, tidak satupun bank syariah yang masuk kategori top performers. Keterbatasan penelitian ini adalah penggunaan sampel penelitian yang hanya pada bank umum syariah, tidak melibatkan unit usaha syariah, dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.